Kita semua perlu memiliki rasa tanggung jawab dalam memikirkan kebutuhan dan pemanfaatan tenaga pada Kantor Kesehatan Pelabuhan di seluruh Nusantara tercinta ini. Untuk memenuhi perencanaan stratejik Kantor Kesehatan Pelabuhan, kita harus menempatkan orang yang tepat, pada tempat yang tepat, pada waktu yang tepat serta dengan keterampilan dan pendidikan yang benar.
Untuk kepentingan tersebut, kita membutuhkan metode yang baik untuk merencanakan jumlah dan jenis tenaga kesehatan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta merencanakan penempatan pada bidang kerja mereka. Saat ini sudah tersedia pedoman untuk perencanaan tenaga kesehatan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan nomor 51 tahun 2004 yang memuat tentang metode lama dan baru.
Perencanaan tenaga kesehatan pada pada Kantor Kesehatan Pelabuhan sebaiknya berdasarkan indikator beban kerja. Mengapa ??? Karena :
- Bermanfaat untuk menghitung kebutuhan tenaga kesehatan pada saat ini dan kebutuhan yang akan datang
- Bermanfaat untuk membandingkan berapa banyak tenaga kesehatan pada kelas Kantor Kesehatan Pelabuhan yang sama ataupun berbeda
- Mengidentifikasi seberapa besar beban kerja tenaga kesehatan pada kelas Kantor Kesehatan Pelabuhan berbeda
Pertanyaan selanjutnya, . . . . Sudahkah KKP mampu merencanakan tenaga kesehatan berdasarkan indikator beban kerja???
Memang banyak sekali yang harus kita ketahui dan banyak sekali yang harus kita kerjakan. Hal ini pasti menuntut banyak waktu, pikiran, tenaga, dana dan lain – lain, terutama merupakan tanggung jawab moril bagi “Top Manager pada KKP”.
Selama ini sudah banyak sekali pelatihan – pelatihan yang telah dijalani oleh para pimpinan maupun staf Kantor Kesehatan Pelabuhan, bahkan salah satu fungsi KKP adalah sebagai penyelenggara pelatihan (KEPMENKES 356 / 2008). Awal dari seluruh pelaksanaan kegiatan ini, harus mempertimbangkan hasil penilaian kebutuhan tenaga berdasarkan beban kerja.
Kenyataan menunjukkan bahwa penyelenggaraan pembangunan kesehatan, khususnya di Pelabuhan perlu didukung oleh sumber daya tenaga kesehatan yang memadai dan merata sesuai kebututuhan kelas Kantor Kesehatan Pelabuhan dan “local specific”.